RESENSI: THE CHRONICLES OF AUDY: O2 BY ORIZUKA

image

Judul Buku: The Chronicles of Audy: O2

Penulis: Orizuka

Penerbit: Haru

Terbit: Juni 2016

Harga: Rp 71.000

Tebal: 364 hlm

Ukuran: 13 x 19cm

ISBN: 978-602-77-4286-4



Hai. Namaku Audy. Umurku masih 22 tahun.

Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai cowok yang kusukai memutuskan untuk meneruskan sekolah ke luar negeri.

Ketika aku sedang berpikir tentang nasib hubungan kami, dia memintaku menunggu.

Namun ternyata tidak cuma itu. Dia juga memberikan pernyataan yang membuatku ketakutan setengah mati.

Di saat aku sedang kena galau tingkat tinggi, masalah baru (lagi-lagi) muncul. Seseorang yang tak pernah kulirik sebelumnya, sekarang meminta perhatianku.

Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang sepertinya selalu ribet.

Kronik dari seorang Audy.

***

“Dalam meraih cita-cita, kamu udah gagal didetik pertama kamu menyangsikan dirimu sendiri.” –Rex (hlm 288)

Setelah pernikahan Regan dan Maura selesai, Audy kembali kepada kehidupannya yang sehari-hari ia lalui bersama 4R. Kehidupan yang penuh dengan kronik.

Audy jadi tidak bisa berhenti memikirkan rencana masa depan Rex yang waktu itu tidak sengaja didengar olehnya pada saat pernikahan Regan. Belum lagi ditambah dengan kata-kata yang diucapkan Romeo. Dan tentunya sang skripsi.

Seolah belum cukup, Rex merubah rencana masa depannya dan memberi tahu Audy mengenai rencananya tersebut. Dan ternyata perubahan rencana masa depan Rex lebih membuat Audy pusing!

Rex masih sama seperti Rex yang dulu. Bahkan disaat ia yang sebentar lagi akan pergi ke MIT, hubungannya dengan anggota keluarganya juga masih biasa-biasa saja, terutama dengan Rafael, adiknya. Audy dan Romeo yang melihat hal ini pun membuat rencana untuk mempersatukan dan membuat kakak beradik ini semakin dekat. Ternyata dibalik misi yang dilakukan ini, Romeo memiliki alasan lainnya. Bukan hanya karena ingin melihat Rex dan Rafael semakin akrab, tapi ada juga alasan tersembunyi.

Kira-kira apa alasan Romeo? Dan apakah rencana masa depan Rex yang baru? Lalu, Audy, keputusan apa yang akan dibuatnya? Yang paling terutama, bagaimana kelanjutan skripsi Audy? 😀

***

“Aku ga paham esensi pesta ulang tahun,ulang tahun hanya sekedar pengingat kalau umur kita bertambah. Atau bisa dikatakan, sisa hidup kita malah berkurang. Apa yang perlu dirayakan dari itu?” – Rex

“Kalau udah setahun lagi kamu ada di dunia ini. orangtuamu, juga Romeo, menyiapkan pesta ulang tahunmu untuk merayakan itu. Untuk mensyukuri keberadaanmu di dunia selama satu tahun terakhir ini.” –Audy (hlm 258)

Penantian selama satu tahun akhirnya terbayar! Buku keempat dan juga buku terakhir dari seri kehidupan Audy yang ditulis oleh Orizuka akhirnya terbit juga pada bulan Juni ini. Sebenarnya saya belum lama mengenal 4R1A ini, baru sekitar satu tahun kemarin dan saya langsung dibuat jatuh cinta dengan karakter dan ceritanya. Dan buku terakhir ini menutup seluruh rangkaian kehidupan Audy dengan baik!^^

“…Keluarga memang lebih baik saat berkumpul. Tapi walaupun tidak berkumpul, keluara tetap keluarga.” –Romeo (hlm 298)

Di dalam buku ini semua kisah ditutup dan dijelaskan dengan baik. Bahkan saya dibuat terkejut-kejut dengan alur cerita yang dibuat oleh penulis. Pasalnya ketika membaca buku ketiganya saya sudah menebak-nebak mau dibawa kemana alur cerita di buku keempat nanti. Saya pikir nantinya akan ada cinta segitiga bagi Audy. Ternyata tebakan hanya tinggal sebuah tebakan. Penulis menawarkan alur cerita yang berbeda ><

Dalam buku keempat ini juga masih mengangkat tema kekeluargaan dan seluruh masalah yang bisa dan mungkin terjadi di dalam keluarga. Salah satu tema favorit saya. Sudut pandang yang diambil juga masih menggunakan sudut pandang orang pertama yaitu Audy.

“Kamu mungkin masih punya banyak kekurangan, tapi kamu juga punya banyak kelebihan.” –Rex (hlm 328)

Kelebihan dari buku ini adalah gaya penulisannya. Ketika membaca buku ini saya tidak pernah bosan. Setiap bagian mempunyai keistimewaannya masing-masing. Dan humor-humor yang diberikan juga cukup membuat banyak sekali tawa yang saya keluarkan. Ga bisa berhenti ketawa baca buku ini. Terutama dari sang tokoh utama Audy, kelakuannya itu loh selalu bikin gemes 😀 Kalau untuk kekurangannya, mungkin kurang tebal atau ga cukup rasanya dengan empat seri aja! Hehehe…

“Kamu Cuma harus percaya sama aku. Kamu harus percaya kalo di dunia ini, kamu adalah orang yang paling aku butuhkan.” –Audy (hlm 324)

Buat saya sendiri, saya masuk ke Team Romeo. Kenapa? Karena Romeo itu sifatnya gokil banget. Saya suka tipe-tipe cowok kaya Romeo. Selain sifatnya yang jorok tentunya :p Sifat-sifat Romeo di buku ini makin memperkuat kecintaan saya terhadap Romeo. Terutama sifat cinta terhadap keluarganya yang sangat besar. Jadi untuk tokoh terfavorit dibuku ini tetap akan saya berikan pada Romeo 😀

Overall, sangat menikmati buku terakhir ini. Sedih karena tahun depan ga ada lagi seri yang akan terbit dan cerita 4R1A terhenti sampai disini. Tapi sangat berterima kasih kepada Orizuka yang sudah membiarkan saya berkenalan dengan 4R1A, novel ini sukses masuk ke jajaran novel terfavorit dalam list ku 😀

4 bintang mau kuberikan untuk Romeo :*

“Seperti oksigen, keluarga ada disekitarmu, disetiap tarikan napasmu, mengalir dalam darahmu. Walaupun kamu nggak selalu bisa lihat, tapi kamu tahu keluarga selalu ada bersama kamu. Ya, kan?” –Audy (hlm 283)

Regards,

Twins F

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s