RESENSI: A&D BY LOUISSE CARREON

image

Judul Buku: A & D

Penulis: Louisse Carreon

Penerjemah: Dewi Sunarni

Penerbit: Haru

Terbit: Juni2016

Harga: Rp 59.000,-

Tebal: 288 hlm

ISBN: 978-602-7742-92-8



Aaron adalah seorang atlet.

Dakota bukan.

Aaron sangat populer. Dakota jelas tidak.

Aaron tampan. Dakota… cantik? Hm… tidak.

Namun, mereka adalah sahabat baik.

Aaron menyukai Dakota… sebagai seorang teman.

Sayangnya, Dakota tidak hanya menyukai Aaron… dia mencintai cowok itu.

Mencintai sahabatmu sendiri itu menakutkan.

Mencintai sahabatmu, sang idola di sekolah… itu lebih menakutkan.

***

Aaron Ford dan Dakota Evans. Bertetanggan. Bersahabatan. Berteman satu sekolah.

Aaron Ford dan Annabelle Lacy. Berpacaran. Idola sekolah. Kalangan populer.

Aaron dan Dakota merupakan sahabat. Mereka sudah dekat sejak mereka mulai bisa bicara. Bisa dikatakan, mereka sudah dekat sejak mereka kecil. Hubungan persahabatan itu terus berjalan sampai sekarang, yaitu tahap senior atas masa terakhir di SMA. Namun, sayangnya, terdapat perbedaan secara ‘kepopuleran’ antara mereka di sekolah. Aaron, termasuk kedalam golongan populer. Ia memiliki wajah yang tampan dan juga merupakan seorang atlet di sekolah. Sedangkan Dakota, ia hanyalah kalangan ‘culun’ di sekolah, tergabung ke dalam klub film.

Walaupun begitu, tidak menjadi halangan bagi mereka untuk tetap bersahabat. Setidaknya, bagi Aaron, bersahabat dengan Dakota bukan masalah besar. Namun bagi Dakota, bersahabat dengan Aaron, yang juga merupakan seorang populer di sekolahnya merupakan hal yang berat. Itu artinya, bersahabat dengan Aaron ia juga harus siap mendengar segala cemooh teman-temannya tentang hubungan yang bagai langit dan bumi itu.

Ditengah hubungan persahabatan itu, tanpa diduga Dakota menyimpan rasa lebih dari sekedar sahabat kepada Aaron. Dakota tidak hanya menganggap Aaron sebagai sahabatnya. Tidak hanya menyayanginya sebatas sahabat, tapi lebih. Namun sayangnya, Dakota tidak bisa berbuat lebih karena di lain sisi Aaron telah memiliki seseorang sebagai pacar, yaitu Annabelle. Tidak seperti Dakota yang culun, Anabelle justru bisa dikatakan seimbang dengan Aaron, cantik dan berasal dari kalangan populer juga. Sehingga tidak berat bagi mereka untuk berpacaran.

Suatu saat, munculah Dwayne Richardson, murid baru di sekolah. Kehadiran Dwayne sedikit-banyak mengalihkan perhatian Dakota terhadap Aaron. Namun dilain sisi, Aaron merasa tidak nyaman dengan kehadiran Dwayne.

Hubungan Aaron dan Dakota sempat merenggang. Disuatu waktu, terkuak jugalah siapa Dwayne itu sebenarnya. Lantas, siapa sebenarnya Dwayne Richardson itu? Lalu, apa penyebab hubungan Aaron dan Dakota merenggang? Akankah perasaan Dakota terhadap Aaron terbalaskan? Atau sampai akhir Dakota harus memendam perasaan itu, dan tetap hanya menganggap Aaron sebatas sahabat?

***

“Hei, tidak apa-apa kalau kita kalah. Kegagalan terjadi ketika kita tidak mencoba.” – Aaron Ford to Team (hlm 146)

A & D. A untuk Aaron Ford, dan D untuk Dakota Evans.  Novel ini merupakan lini Phil-Fict terbitan Penerbit Haru. Novel tulisan Louisse Carreon ini diangkat dari wattpad. Yup, akhir-akhir ini memang sedang banyak buku yang diangkat dari wattpad. Ohya, buku ini juga menjadi kali pertama aku membaca lini Phil-Fict dari Haru. Hasilnya? Aku sangat suka. Yuk kita bahas! 🙂

Pada saat Haru menshare di medsos bahwa mereka akan menerbitkan buku ini, aku sudah sangat tertarik untuk membacanya ketika aku melihat sinopsisnya. Buku ini mengangkat tema masa sekolah. Dan kebetulan sudah lama juga tidak menikmati buku dengan tema sekolahan, sehingga aku semakin semangat membacanya. Btw, aku mendapatkan buku ini sebagai hadiah memenangkan giveaway yang diadakan Haru di line@ mereka. Thanks a lot, Haru! ^^

“Hanya karena kau meminta mereka tidak berarti mereka akan mematuhimu.” – Dakota Evans to Aaron Ford (hlm 181)

Yup, seperti yang aku bilang tadi, buku ini mengambil tema percintaan masa sekolah. Percintaan, persahabatan, serta kekeluargaan, semuanya membaur dengan rapi di dalam buku ini. Kita bisa menikmati kisah persahabatan antara Aaron dan Dakota, Aaron dengan sahabat-sahabatnya, Luke dan Ethan, serta Dakota dengan sahabatnya Allie. Selain itu kita juga bisa menikmati kisah cinta antara Aaron, Dakota, Annabelle, serta tokoh-tokoh lainnya. Dan kita juga bisa menikmati sisi kekeluargaan dari keluarga Ford dan Evans. Semua komposisi ini dicampur dan digabungkan dengan sangat baik dalam buku ini. Semuanya pas sesuai porsinya, sehingga tidak berat sebelah dan menjadi nyaman untuk dinikmati.

Membaca buku ini itu rasanya kayak membaca buku tulisan penulis Filipina yang bersetting di New York dengan rasa khas Korea. Nahloh, kenapa aku bilang begitu?

Yup, lini Phil-Fict Haru adalah lini novel yang ditulis penulis Filipina. Kesan aku pribadi selama membaca buku ini yaitu PUAS. Kesan New York nya terasa, dengan penggambarannya. Nah, yang bikin rasanya khas Korea itu, karena ketika aku membaca buku ini, khayalanku atau bayanganku tentang Aaron itu melayang-layang kepada para aktor-aktor Korea. Kecenya Aaron itu kayak kecenya cowok-cowok di drama Korea. Kece banget deh!

Cinta terasa lebih manis saat hadir kedua kali… (hlm 183)

Baca buku ini, dan kamu akan jatuh hati dengan sifat Aaron. Dia itu ya, gentle, care banget sama sahabatnya, bukan hanya Dakota, tapi juga kepada Luke dan Ethan, dan terlihat juga kalau Aaron ini sosok cowok sayang keluarga. Kemudian Aaron ini merupakan cowok yang tampan dan seoarang atlet, basket lagi. Nah, makin kece kan. Saking kecenya, imajinasiku melayang ke aktor Korea. Kalau boleh menyebutkan, Aaron versi cowok Korea menurutku itu adalah L INFINITE tapi versi tengil dikit lah, hehe XD

“Satu-satunya cara kita bisa melanjutkan hidup adalah dengan memaafkan dan melupakan.” – Dakota Evans to Aaron Ford (hlm 215)

Ohya, kalian pasti tau F4 kan? Nah, liat Aaron, Luke, dan Ethan ini serasa F4 nya di sekolah deh, tapi kali ini F3, keren banget hehehe… Aku suka banget deh sama penggambaran penulis dengan masing-masing sifat tokoh. Dakota digambarkan unik dengan sifatnya, bahkan walaupun penggambaran Dakota ini dia adalah seorang cewek yang culun, tapi imajinasi ku tidak mengatakan dia seculun itu. Kemudian Aaron, gak usah ditanya, dia udah perfect banget deh! Luke dan Ethan, walaupun Ethan terkesan nyebelin, tapi aku suka dengan dia. Luke sendiri bisa dibilang mirip dengan Aaron, tenang dan menghanyutkan. Kemudian Alyson atau biasa dipanggil Allie, dideskripsikan sebagai sesama culun dengan Dakota, tapi merupakan sahabat yang klop dan saling mendukung, aku suka dengan persahabatan mereka. Lalu Annabelle dan Dwayne, aku suka dengan ending dari sifat mereka. Gak bikin aku temperamen lah hahaha…

Mengenai alur cerita, dari awal sampai selesai, semua diceritakan dengan jelas. Apalagi didukung dengan terjemahan yang baik, sehingga tidak semakin sulit membacanya. Kadang, yang menjadi penghalang atau yang bikin males baca buku terjemahan itu adalah hasil terjemahannya bagiku, namun buku ini terjemahannya bagus, dan gak bikin pusing saat membacanya.

Tak ada salahnya bersikap optimistis. Bersikap realistis memang bagus, tapi tidak ada salahnya sesekali bersikap positif. Tidak ada salahnya juga untuk melamun, apalagi ketika lamunan itu bisa menjadi kenyataan. (hlm 279)

Konflik dalam buku ini juga diadakan dan dieksekusi dengan tidak terburu-buru. Khas remaja banget lah konfliknya, gak berat, tapi juga gak sepele. Artinya, cukup baik konflik yang disampaikan dalam buku ini, dilengkapi dengan sedikit misteri-misteri kecil. Memang sudah biasa konflik seperti ini, tapi cara penyampaiannya baik sehingga tidak bosan juga.

Overall, buku ini bagus banget. Pas banget dinikmati sama penyuka genre kisah romatis semasa sekolah. Nikmatilah buku ini dan selamat jatuh cinta dengan Aaron Ford. Ups, bahkan aku juga menyukai Luke sih. But, still, Aaron is the best! Ohya, baca nama Aaron jangan salah fokus ke Aaron Yan yang di Taiwan yaaaa, hehehe…..

4.5 bintang untuk si Jock, Aaron Ford!

Tetapi saat itu, aku sadar bahwa ketika kalian jatuh cinta, kalian tidak peduli seperti apa kedengarannya kalian, apa pendapat orang tentang kalian. Yang penting adalah kalian berdua bahagia. (hlm 270)

Regards,

Twins F

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s