RESENSI: TWO SOULS BY ELVIRA NATALI

10388635_1123114327733791_7111923624476985831_n1

Judul Buku: Two Souls

Penulis: Elvira Natali

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Terbit: April, 2016

Harga: Rp 58.000

Tebal: 232 hlm

Ukuran: 13,5 x 20cm

Cover: Softcover

ISBN: 978-602-03-2676-4

Available at: bukupedia.com

Sejak tahu dirinya adalah seorang Victer, keturunan Dewa Dionysus yang mampu membangkitkan jiwa-jiwa dari kematian, Arlesta menutup pintu hatinya dari dunia luar. Tetapi, keadaan berubah ketika dia bertemu Nick, pianis tampan bersifat dingin yang familier baginya. Dunianya yang tak berwarna seketika jungkir-balik dan dipenuhi banyak rasa.

Namun, kebahagiaan itu berhenti ketika Arlesta tahu sahabat baiknya juga menyukai Nick. Juga saat dia menemukan kenyataan kekuatannya tak dapat menyelamatkan nyawa Nick yang terancam.

Akankah jiwa mereka menemukan jalan untuk bersama? Atau rahasia masa lalu justru memisahkan keduanya?

***

Arlesta, gadis remaja yang telah lulus dari kuliah ini adalah seorang Victer, dimana ia memiliki kekuatan untuk membangkitkan jiwa-jiwa dari kematiaan. Kekuatan itu muncul sekali sejak kecil, namun saat itu ia tidak tau bahwa ia memiliki kekuatan yang datang hanya pada setiap generasi ke 30 dari leluhurnya. Setelah mengetahui bahwa ialah generasi ke-30 selanjutnya yang terpilih untuk memiliki keuatan itu, Arlesta menutup kenyataan tentang kekuatannya itu dari siapapun.

Hidup Arlesta berjalan sewajarnya, sampai ia bertemu dengan Nick dan Sandra. Pertemuan pertama dengan Nick dirasakan oleh Arlesta bukan selayaknya pertemuan pertama, yaitu dimana rasa-rasa aneh muncul ketika ia bertemu Nick. Hubungan Arlesta dan Nick terus terjalin, sampai suatu ketika Nick mengalami kecelakaan. Hidup Nick diambang kematian, dan saat itu Arlesta dengan yakin ingin memakai kekuatannya untuk membawa Nick kembali hidup. Seiap tindakan, pasti ada resiko. Begitupun ketika Arlesta mulai memakai keuatannya, pastilah ada resiko yang harus diterimanya. Namun, tanpa menghiraukan resiko itu, yang Arlesta pikirkan hanyalah menolong Nick dan membawanya kembali hidup. Apakah Arlesta berhasil membawa kembali Nick hidup dengan kekuatannya itu? Dan apakah rasa-rasa aneh yang dirasakan Arlesta saat pertama kali bertemu Nick?

***

Merupakan karya ketiga dari penulis muda Elvira Natali, namun Two Souls menjadi karya pertamanya yang saya baca. Sudah lama saya menginginkan buku ini ketika tahu bahwa Gramedia akan menerbitkan buku ini. Akhirnya buku inipun terbit dan saya segera membelinya dan menyelesaikan buku ini dalam 1 malam.

Kesan pertama ketika membaca buku ini adalah bahwa saya sangat menikmati ide cerita yang diangkat oleh penulis. Sewaktu saya membaca judul buku, ide Two Souls yang muncul dalam pikiran saya adalah 2 jiwa dalam 1 orang, atau seperti drama-drama Korea Kill Me, Heal Me dan Hyde, Jekyll, and Me. Tapi setelah membaca blurb dan isi cerita, saya tau apa arti Two Souls ini.

“tubuhmu mungkin lenyap oleh takdir dan usia, tapi ketika kamu mencintai dengan sepenuh hati, cinta itu akan tetap ada disana. Semuanya akan kembali padamu, dengan cinta itu.” – Richard to Arlesta (hlm 189)

Secara garis besar, saya kagum dengan asal-usul kekuatan yang dimiliki Arlesta. Mengambil sejarah dari Zeus, penulis memunculkan kekuatan yang dimiliki si Arlesta ini. Jujur, sewaktu membaca asal-usul kekuatannya ini, dimana banyak nama-nama yang disebutkan seperti Zeus, Semele, Hera, Dionysus, membuat saya ingin membuka Google langsung untuk mencari tahu tentang sejarah mereka. Saya buta akan sejarah, dan sejarah termasuk pelajaran yang saya benci, jadi maklum jika sejarah Zeus pun saya tidak tahu, hehehe…

Disetiap bab, penulis sukses menyajikan cerita-cerita yang seru. Saya pribadi menikmati cerita-cerita tersebut. Kisah dalam buku ini yang paling menarik perhatian saya adalah kisah dimana Arlesta bertemu dengan Nick. Dari awal mula pertemuan mereka, saya sangat menyukainya. Interaksi-interaksi yang dilakukan antara Nick dan Arlesta sangat manis. Memang sangat disayangkan kisah mereka terjalin dengan cukup cepat. Kesan Nick si pianis yang dingin seperti yang dikatakan dalam blurb kurang menonjol.

“Air kayaknya hal sepele, tapi bisa sangat berguna untuk semua makhluk hidup di bumi. Jadi, seperti air, gue mau hidup gue berguna buat orang lain. dan kayak air yang tenang dan jernih, begitulah gue pengen diri gue saat bertindak.” (hlm 142)

Overall, saya sangat menyukai buku ini. Terutama ide cerita yang penulis sampaikan. Walaupun memang unsur fantasy dalam buku ini kurang menonjol, tapi secara cerita dan gaya penulisan, saya sangat menikmati. Buku ini merupakan seri pertamanya, masih ada buku kelanjutannya. Dan sepertinya masih banyak misteri yang belum terselesaikan, dan masih akan diungkapkan penulis di buku selanjutnya. Begitupun arti twist yang dilakukan penulis di akhir halaman. Jujur, kisah Nick dan Arlesta ini benar-benar saya suka dan saya nikmati, namun di akhir halaman, saya sampai menganga membacanya. Saya terkejut dan penasaran apa maksud twist yang dilakukan penulis. Dan yah, kita bisa mengetahuinya di buku selanjutnya. Saya sangat menantikan buku selanjutnya dan besar harapan saya bahwa buku selanjutnya akan lebih tebal, karena untuk buku pertama ini, sejujurnya terlalu tipis, hehehe… Untuk buku ini, saya memberikan 3 bintang! Ohya, selain itu saya juga menyukai teori kehidupan tentang air yang disampaikan. Benar-benar menginspirasi!

Kutipan terkahir yang saya ingin kutip dari buku ini adalah:

Apapun yang terjadi dalam hidup, teruslah berjalan ke depan, bahkan dengan melawan arus sekalipun. Namun juga jadilah tenang dan jernih dalam menyikapi setiap masalah. Tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan, apalagi hanya demi menuruti ego. (hlm 53)

 

Regrads,

Twins J

Advertisements

2 thoughts on “RESENSI: TWO SOULS BY ELVIRA NATALI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s